4.6( 8864)

Kumpulan Kontroversi Larangan Konser Lady Gaga | Berlebihan = Lebay

Lady Gaga, penyanyi nyentrik yang lagi heboh beritanya di media media Indonesia. Bukan heboh karena lagu barunya atau gosip terbarunya artis yang memang terkenal berani tampil beda ini, melainkan karena larangan Konser Lady Gaga di Indonesia oleh berbagai pihak.

Larangan konser Lady Gaga inipun banyak pihak yang pro maupun kontra. Salah satu yang tidak setuju akan larangan konser lady gaga menilai pelarangan tersebut berlebih-lebihan. Bahkan ada yang berpendapat jika dibandingkan dengan konser dangdut koplo. Konser dangdut Koplo mungkin sama berbahayanya dan seronoknya dengan konser lady gaga. Sudah menjadi rahasia umum beberapa konser dangdut di Indonesia ada yang mengandalkan aurat dari sang penyanyi. Bahkan dulu sempat heboh video konser dangdut yang penyanyinya buka-bukaan dihadapan penonton yang ironisnya sebagian merupakan anak dibawah umur.

Berikut ini beberapa berita mengenai Kontroversi keputusan pencekalan Konser Lady Gaga di Indonesia :

Pelarangan Lady Gaga Dinilai Berlebihan (pikiran-rakyat.com)



DEPOK, (PRLM).- Kedatangan penyanyi eksentrik Lady Gaga yang akan tampil di Indonesia pada 3 Juni 2012 mendatangkan pro kontra dan pelarangan dari pihak keamanan. Menurut Ketua Pengurus Pusat Lembaga Seni dan Budaya Muslimin Indonesia (PP Lesbumi) NU Al-Zastrouw Ngatawi, menilai pelarangan Lady Gaga sebagai suatu hal yang berlebihan.
Menurut dia, sejak zaman dulu di Indonesia sering diadakan hal serupa dan tidak terjadi apa-apa. "Menurut saya, ini suatu yang berlebihan dan dibesar-besarkan saja. Kalau itu dibiarkan saja, saya kira tidak akan terjadi apa-apa. Itu kan orang sentimentil saja,"ujarnya saat dihubungi, Kamis (17/5).
Zastrouw mengatakan, semua menyadari bahwa Lady Gaga dari sisi pakaian dan prilaku mengundang kontroversi serta tidak cocok dengan tradisi masyarakat. Namun sebaiknya tidak perlu melakukan kekerasan dalam perbedaan pendapat tersebut. "Seharusnya masyarakat kita yang ingin menolak Lady Gaga tidak usah berlebihan seperti itu," kata dia.
Menurut dia, pelarangan konser Lady Gaga adalah bentuk kekhawatiran dan ketidakmampuan dalam mendidik generasi mendatang. Akibat dari keengganan mendidik generasi dengan baik, akhirnya menggunakan alat negara.
"Kalau sebagai bentuk filter ya kita beri penjelasan dan kita didik anak-anak dengan baik. Mereka ini kan dalam pemahaman agamanya secara instan, akhirnya menggunakan kekuatan negara, menekan dan lainnya,"tuturnya.
Meski begitu, dalam proses pemfilteran tersebut masih bisa dilakukan dengan melakukan lokalisir. Jangan sampai, melakukan hal yang kecil melupakan permasalahan yang besar.
"Ibaratnya jangan sampai, membunuh nyamuk dengan bom. Padahal, masih banyak permasalahan yang besar dan harus diselesaikan. Yang terjadi, justru amburadul dan tidak akan berjalan dengan baik,"ujarnya.
Sebelumnya, Wakil Wali Kota Depok Idris Abdul Somad juga mengungkapkan bahwa dalam konser tersebut tidak menjadi masalah jika memperhatikan norma. Terlebih lagi, apabila nilai seni dan prestasi bisa dicontoh bagi generasi yang mendatang.
"Ya kita ambil yang positif saja. Kalau melanggar norma dan aturan ya kita harus memfilternya,"tutur Idris yang juga merupakan salah satu pemuka agama di Depok itu.

Lady GaGa Vs Dangdut Koplo, Lebih Seronok Mana? (Kapanlagi.com)

Lady GaGa Vs Dangdut Koplo, Lebih Seronok Mana?
Lady Gaga | Koplo

Kapanlagi.com - Rencana kedatangan Lady GaGa untuk menggelar konser di Indonesia mendapat respon keras dari Front Pembela Islam atau FPI. Mereka menilai penyanyi tersebut membawa aliran setan, serta busana dan aksi panggung yang kerap ditampilkan Lady GaGa dinilai terlalu seksi.
Namun demikian banyak pihak yang berpendapat bahwa Lady GaGa sebenarnya hanya pekerja seni, dan tidak lebih seksi dari hiburan masyarakat yang telah mengakar di Indonesia, seperti dangdut koplo. Dangdut modern yang dimainkan satu grup musik atau orkes Melayu (OM), dengan biduanita yang kadang memiliki goyangan yang sensual.
Hal ini lantas menimbulkan pertanyaan, seperti apakah aksi panggung dari Lady GaGa, dan seberapa jauh aksi panggung dari penyanyi dangdut koplo?
1. Aksi Panggung
lady
Aksi panggung berupa penampilan live baik dengan koreografi, goyangan atau atraksi lain di atas panggung. Lady GaGa biasa mempersiapkan konsep yang bakal ia hadirkan di atas panggung, tampil atraktif di hadapan ribuan penonton dengan koreografi yang sudah tertata. Sementara biduan dangdut koplo rata-rata memiliki kemampuan bergoyang yang menjadi ciri khas mereka. Proses improvisasi di atas panggung adalah faktor penunjang kesuksesan show mereka. Biduan juga punya pilihan untuk tampil seksi atau sekedar bergoyang biasa.

2. Kostum
kostum
Standar norma yang berbeda antara Indonesia dan Amerika memang menghadirkan gap tersendiri. Lady GaGa yang kerap tampil live dengan baju eksentrik, terbuka, atau bermodel bikini yang masih bisa diterima oleh masyarakat Amerika, namun dipermasalahkan di Indonesia. Untuk standar kostum, meski biduan dangdut koplo yang seksi kerap tampil dengan goyangan hot dan kostum mini, kostum mereka masih bisa diterima masyarakat Indonesia.
3. Interaksi Dengan Penonton: Tradisi Saweran
sawer

Terdapat perbedaan mendasar mengenai interaksi antara sang bintang dengan penonton. Dalam konser Lady GaGa, interaksi terjalin lewat komunikasi verbal, dan jarang ada penonton yang berada di atas panggung kala sang musisi tengah menggeber aksinya. Sementara itu, penonton dan biduan dangdut koplo jauh lebih intim. Apalagi bila ada tradisi saweran, penonton seolah berlomba-lomba berdiri di atas panggung bersama sang biduan, menaburkan uang dan kadang menyelipkannya ke bagian tubuh sang penyanyi, dan biduan dangdut koplo biasanya bergoyang semakin panas kala uang mengalir.
Jika kita lihat dari beberapa sisi tersebut, apakah wajar jika konser Lady GaGa diprotes dengan alasan seksi, sementara ada tontonan yang jauh lebih seronok mengakar di masyarakat? Atau jika memang sepatutnya Lady GaGa tidak diperkenankan untuk konser di Indonesia, lalu apakah ada aksi dari ormas Islam tersebut untuk menanggulangi konser dangdut koplo?

Terlepas dari pro kontra kontroversi larangan konser Lady Gaga diatas, keputusan pihak polisi sudah bulat untuk tidak merekomendasikan koner lady gaga di Jakarta.

Tidak untuk Lady Gaga Sudah Final (Kompas.com)

JAKARTA, KOMPAS.com — Kebijakan Polda Metro Jaya untuk tidak merekomendasikan konser Lady Gaga di Jakarta sudah final.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto di kantornya, Jumat (18/5/2012) siang.
"Tidak merekomendasi konser itu sudah putusan final," katanya ketika ditanya kemungkinan Polda Metro Jaya memberi rekomendasi konser Lady Gaga, terkait banyaknya pihak yang juga menyayangkan jika konser Lady Gaga di Jakarta dibatalkan.
Ia menambahkan, panitia penyelenggara pun sudah memahami dan setuju untuk membatalkan konser Lady Gaga di Jakarta.

#InfoTerlambat : Selain di Indonesia , Lady Gaga juga dilarang konser di Filipina

0 comments:

Poskan Komentar