4.6( 8864)

Alasan Rossi Kembali Ke Yamaha

Kecewa, Valentino Rossi Tinggalkan Ducati - Beberapa waktu lalu Terlambat.info posting mengenai Valentino Rossi Pindah Dari Ducati Ke Yamaha namun pada postingan tersebut belum disebutkan apa alasan sehingga sang legenda hidup juara 7 kali moto gp tersebut pindah dari Ducati kembali ke tim lamanya sebelum pindah ke Ducati dua musim sebelumnya.

Pada postingan berikut ini akan memaparkan Kabar terbaru Alasan Rossi Kembali Ke Yamaha. Alasan utamanya ialah karena Rossi merasa kecewa dengan ducati yang tidak kunjung kompetitif sehingga mengakibatkan Rossi tidak bisa berprestasi.

Valentino Rossi Ducati Ke yamaha
Valentino Rossi Masih Berkostum Ducati

Bayangkan saja dalam 27 kali penampilan Valentino Rossi bersama Ducati, Rossi hanya pernah dua kali naik podium. Bagi seorang "The Doctor" tentu itu merupakan prestasi yang sangat mengecewakan. Apalagi bila prestasi Rossi dibandingkan dengan kala dia di Yamaha, sangat berbeda jauh.

Alasan Rossi Kembali Ke Yamaha

Berikut ini kabar terkini mengenai salah satu pernyataan resmi Valentino Rossi mengenai kepergiaanya dari ducati dan memilih kembali lagi ke Tim yang dahulu dia tinggalkan, Yamaha 


Pernyataan resmi yang mengonfirmasi hal tersebut, baik dari Ducati maupun Yamaha, sudah dilontarkan akhir pekan lalu. Rossi sudah sepakat untuk menandatangani kontrak berdurasi dua tahun dengan tim Jepang tersebut.

Rossi sendiri telah memberitahukan kepada publik mengenai kekecewaannya terhadap Ducati, sehingga memilih pindah ke Yamaha, meskipun hanya melalui Twitter. Kini, pebalap Italia tersebut untuk pertama kalinya berbicara secara langsung pada Kamis (16/8/2012), jelang GP Indianapolis akhir pekan ini.

"Setelah Laguna dan liburan musim panas, saya memiliki cukup waktu untuk berpikir lebih dalam lagi mengenai masa depanku," ujar Rossi mengawali pembicaraannya. "Anda tahu, ini cukup disayangkan bagiku dan Ducati dan semua fans, terutama bagi semua yang bekerja bersamaku dalam proyek ini, karena saya ingin berusaha menjadi kompetitif.

"Pebalap Italia dengan motor Italia, tetapi sayang, tidak terjadi. Dua musim ini sangat sulit, dan kami sangat kesulitan. Sayang sekali, kami tidak mampu meningkatkan kecepatan, performa, dan bertarung untuk posisi yang bagus, untuk posisi depan.

"Jadi, saya membuat keputusan untuk sejumlah alasan ini, dan pilihanku ini (Yamaha) karena saya berusaha memahami yang mana motor terbaik, yang lebih kompetitif untuk dua tahun ke depan, yang mungkin sampai akhir karierku, atau merupakan bagian terakhir, dan inilah pilihannya.

"Ini sangat disayangkan. Saya sangat sedih, juga, karena di Ducati saya menemukan banyak orang baik. Kami mengalami waktu yang menyenangkan secara bersama-sama. Kami berusaha semaksimal mungkin, tetapi kami tak mampu meraih hasil bagus. Jadi, inilah yang menjadi perbedaan."

Rossi tak menampil jika dikatakan bahwa keputusannya bergabung dengan Ducati menjadi pengalaman paling buruk. Diakuinya, selama dua musim bersama tim yang bermarkas di Bologna tersebut, dia mengalami kesulitan yang sangat besar.

"Saya tidak bisa mengatakan tidak. Maksudku, anda bisa menggunakan kata apapun yang anda lebih suka. Sangat, sangat sulit. Tak benar bahwa kami tidak berusaha. Kami berusaha secara maksimal. Tetapi, saya tidak pernah bisa cepat dengan Ducati, dan ini merupakan hal yang sangat disayangkan, hal yang sangat buruk, terutama bagiku dan timku."

Peraih sembilan gelar juara dunia grand prix ini pun menolak kesan imajinatif bahwa beberapa kesulitannya di Ducati disebabkan oleh kurangnya pengembangan secara teknis oleh mantan pebalap -- dan satu-satunya juara dunia bersama Ducati -- Casey Stoner.

"Saya tidak pernah mengatakan ini," tegas Rossi.

Malahan, Rossi memberikan indikasi bahwa hanya "masalah" Stoner yang membuat Desmosedici tampak lebih baik dibandingkan sekarang. Jadi, masalah itu justru hal yang positif, yakni bahwa Stoner sangat cepat dengan motor ini, sehingga dia membuat keputusan untuk bergabung pada akhir musim 2010.

"Tetapi, anda tahu, realitanya adalah saya tidak pernah cepat dengan motor ini dari pertama kali tes hingga sekarang. Sayangnya, bersama dengan Ducati kami tidak bisa memperbaiki motor dan mengatasi masalah yang dialami."

Akankah Rossi Sukses Lagi Bersama Yamaha Menjadi Juara Dunia Kembali

Lantas, apakah dengan keputusannya pindah ke Yamaha ini Rossi bakal kembali menjadi juara dunia? Pebalap yang sukses merengkuh 105 kemenangan sejak debutnya di kelas 125 cc pada 1996 ini tak menjawabnya secara pasti.

"Saya tidak tahu. Banyak orang mengatakan bahwa dalam momen yang sulit, dalam momen yang buruk, orang menjadi lebih kuat. Jadi, saya harap demikian," ujarnya.

"Sudah sangat lama saya berada di sini untuk bertarung, tetapi sayang, saya tidak menang. Tetapi mengenai diriku sendiri, bagiku, tak ada yang banyak berubah."

Masa Depan Karir Balap Rossi Selain Di MotoGP

Mengenai kariernya di MotoGP, Rossi mengakui semuanya tergantung kepada hasil yang diraih bersama Yamaha. Tetapi ada kemungkinan mantan pebalap Honda ini beralih ke World Superbike, demi memburu rekor pebalap yang sukses menjadi juara di kelas premier dan WSBK. Sampai sekarang, belum ada pebalap yang sukses membuat sejarah itu - juara di 500cc/MotoGP dan WSBK.

"Masa depanku akan banyak tergantung kepada hasil dua musim mendatang. Karena, saya ingin bertahan lebih dari dua musim di MotoGP, tetapi itu tergantung seberapa besar kekuatanku dan kecepatanku dengan M1.

"Dan memiliki kesempatan di masa mendatang untuk Superbike, ya, saya selalu mengatakannya. Tetapi masih terlalu dini mengatakannya, karena saya berharap menjadi lebih cepat, kompetitif, menikmatinya dan bertahan di MotoGP lebih dari dua musim."

Rossi saat ini terpuruk di peringkat kedelapan klasemen sementara kejuaraan 2012. Dia masih memiliki delapan seri tersisa untuk berusaha meraih kemenangan pertama bersama Ducati, sebelum bergabung dengan Yamaha. Karena itu, Rossi berjanji akan tetap berusaha maksimal.

"Ini merupakan sebuah periode yang penting karena Brno merupakan trek yang bagus (bagi kami), dan setelah Brno, kami akan menghadapi sejumlah tes penting di Misano. Kami harus mencoba untuk memperbaiki kecepatan kami pada sisa seri ini karena delapan seri merupakan perjalanan panjang," ujarnya.

Tim Mekanik Ducati Ikut Bersama Rossi Ke Yamaha

Mengenai tim mekanik yang dipimpin Jerry Burgess, Rossi memberikan konfirmasi bahwa mereka juga bakal ikut dengannya ke Yamaha. Burgess plus Bernard Anciau, Alex Briggs, dan Gary Coleman selalu ikut Rossi, mulai dari ketika meninggalkan Honda untuk pindah ke Yamaha pada 2004, lalu bergabung dengan Ducati pada 2011.

"Saya pikir para kru-ku akan bersamaku. Kurang lebih orang-orang yang sama, yang datang denganku dari Yamaha ke Ducati. Tetapi ini belum diputuskan 100 persen. Saya pikir kami masih harus menyelesaikan sejumlah kontrak."

Kontrak 2 Tahun Dengan Yamaha 2013-2014

Rossi sudah sepakat menandatangani kontrak berdurasi dua tahun dengan Yamaha. Di tim "Garpu Tala" ini, pemilik nomor 46 tersebut akan menjadi tandem pemimpin klasemen sementara musim 2012, Jorge Lorenzo, yang juga pernah menjadi rekan setimnya dari 2008 hingga 2010.


Semoga informasi mengenai kabar terkini kenapa Rossi pindah lagi ke Yamaha di atas bermanfaat. Kita tunggu saja kiprah Rossi musim 2013 depan di MotoGP bersama Yamaha.

Ref : Kompas 
Description: Alasan Rossi Ke Yamaha Rating: 4.5 Salam Terlambat

0 comments:

Posting Komentar