4.6( 8864)

Hijab Hana Tajima Terbaru 2012 | Profil Biodata | Video Tutorial

Hana Tajima Hijab Tutorial | Profil Biodata - Di Ramadhan 2012 ini nama Hana Tajima kembali sering disebut-sebut di Indonesia. Terlebih lagi setelah sosok Hana Tajima (Maysaa) ini bersinggah ke Jakarta, Indonesia Lewat event Sisterhood yang digagas Dian Pelangi pertengahan juli lalu.

Sisterhood merupakan Silaturahim event for Muslimah seluruh Indonesia menyambut bulan suci Ramadhan 1433H yang digelar 14-15 Juli 2012 lalu di FX Sudirman dengan bintang tamu Internasional muslimah designer seperti Dina Tokio dan Hana TajimaDian Rainbow | Info Event Sisterhood ).



Hana Tajima di Jakarta Sister Hood
Foto Terbaru Hana Tajima - Jakarta


Lewat blognya Hana mengungkapkan di Jakarta dia bertemu dengan teman-teman baru diantaranya Dian Rainbow (Dian Pelangi) seorang blogger fashion muslimah yang Hana kagumi dengan blognya Dian "Dian’s book ‘hijab street style’ ".

Hana Tajima - Jakarta , Indonesia | Event Sisterhood

So after 25 hours of flying, I arrived (almost alive) in Jakarta.  I slept that good sleep that comes after a long journey, and then I was ready for all the things.  I had said I wanted to meet everyone in Indonesia, and although I may technically not quite have got there, I think I came pretty close.  Thanks so much to everyone who came out, it was wonderful seeing so many beautiful people.  I made some new friends too, Dina Tokio and I finally met, she’s an excellent human being with an excellent blog. Ucap Hana tajima di blognya



Video Dian's Pelangi Sisterhood Event In Jakarta




Oh iya cerita Hana Tajima ketika berada dijakarta bisa sobat baca di Hana Tajima Jakarta | 2012



Hana Tajima Simpson merupakan seorang desainer perempuan cantik mualaf  sejak berumur 17 tahun yang sekarang berumur 24 tahun kelahiran Jepang - Inggris. Awal tahun 2011 lalu sosok Hana Tajima menjadi topik hangat dikalangan muslimah barat lewat produknya 'Maysaa' jilbab bergaya layers (bertumpuk) dan hingga sekarang produk / tren dari Hana Tajima sudah terkenal di seluruh dunia.

Menariknya dari info yang kudapat dari media online baru-baru ini  ternyata Hana Tajima banyak mendapat inspirasi desain dari kalangan muslimah di Indonesia loh dan ia juga seorang blogger.

 "Saya mendapatkan inspirasi begitu banyak dari gadis-gadis Indonesia yang memakai jilbab. Cara mereka memadankan warna tidak seperti tempat lain, dan itu sesuatu yang saya sedang mencoba untuk dimasukkan ke dalam gaya saya sendiri," ujarnya. 

Blog Hana Tajima


Hana Tajima membuat sebuah blog bernama StyleCovered.com , berisi panduan berjilbab dan kecantikan dan juga produk-produk muslimah terbaru dari Hana. Ia mengambil arus yang berbeda berdasar pengalamannya: busana casual yang simpel, hampir seperti "busana sopan" yang dikenakan wanita lain sehari-hari. Dengan gaya busana ini, orang lain tak akan "kaget" atau canggung.

Tak disangka, blog Hana Tajima Style Covered laris manis dan jadi rujukan Muslimah tak hanya di Inggris tapi juga berbagai negara. Ia pun mulai rajin mengeluarkan rancangan-rancangannya sendiri.

Saat admin terlambat coba searching di Google aku menemukan blog StyleCovered yang pada bagian menunya justru kebanyakan nge link ke http://www.my.maysaa.com dan bisa dibilang web tersebut merupakan Online Shop.

Jadi buat sobat Terlambat yang ingin lebih tau tentang fashion untuk muslimah dari Hana Tajima bisa ke blog resmi "asli" Hana Tajima yang beralamatkan StyleCovered.com


Terlambat.info tertarik untuk menginfokan lebih lanjut perjalan dari Sosok Hana Tajima. Berikut ini info terlambat mengenai Profil Hana Tajima yang aku kutip dari Republika.co.id

Profil Hana Tajima Simpson


Akhir-akhir ini, nama Hana Tajima Simpson menjadi topik perbincangan di kalangan blogger Muslimah. Di kalangan para blogger, nama perempuan blasteran Jepang-Inggris itu dikenal karena gaya berjilbabnya yang unik dan lebih kasual. Sosok Hana pun telah menghias sejumlah media di Inggris dan Brazil. Hana yang dikenal sebagai seorang desainer membuat kejutan lewat produk berlabel Maysaa. Produk yang telah dilempar ke pasaran dunia itu berupa jilbab bergaya layers (bertumpuk). Melalui label itu, Hana mencoba memperkenalkan gaya berbusana yang trendi, namun tetap sesuai dengan syariat Islam di kalangan Muslimah.
Kini, produk busana Muslimah yang diciptakannya itu tengah menjadi tren dan digandrungi Muslimah di negara-negara Barat. Semua itu, tak lepas dari kegigihannya dalam mempromosikan Maysaa. Tak cuma itu, kini namanya menjadi ikon fesyen bagi para Muslimah di berbagai negara. Mengenai gaya berjilbab yang diusung Hana, skaisthenewblack.blogspot menulis, “Dia (Hana) memiliki gaya yang hebat. Sangat elegan dan chic, namun tetap terlihat sederhana”. Ternyata, busana Muslimah pun bila dikreasi secara kreatif dan inovatif bisa mewarnai dunia fesyen internasional.
Sejatinya, gaya berjilbab yang ditunjukkan perempuan berusia 23 tahun itu kepada para Muslimah di berbagai negara tercipta secara tidak sengaja. Hana yang saat itu baru memeluk Islam ingin sekali menggenakan jilbab. Ia memeluk Islam saat usianya baru menginjak 17 tahun. “Sebagai seorang desainer, awalnya saya merasa frustrasi melihat gaya berbusana sebagian besar Muslimah yang kurang bervariasi,” ungkapnya dalam sebuah wawancara khusus dengan HijabScraft.
Hana Tajima HijabDengan maksud ingin menunjukkan kepada masyarakat Barat bahwa para perempuan Muslim pun dapat tampil di muka umum dengan gaya berbusana yang modis dan chic, serta mengikuti tren fesyen terkini, Hana mulai tergerak untuk mendesain gaya busana Muslimah lengkap dengan jilbabnya yang berbeda dengan yang sudah ada pada saat itu. Selain unik, gaya berbusana yang diusung Hana ini pada dasarnya tidak pernah benar-benar mengikuti tren fesyen yang pada saat itu tengah digandrungi di negara-negara Barat pada umumnya. “Suatu hari saya akan tampil dengan gaya glamor ala Hollywood dan (hari) berikutnya saya akan terobsesi dengan gaya rock/grunge di tahun 90-an,” paparnya.
Ia mengatakan cenderung menjaga hal-hal yang dianggap kecil dan sederhana dalam mendesain sebuah fesyen. Hana pun secara terus terang mengaku tertarik untuk mengkreasikan sesuatu, seperti memadankan jaket kulit vintage dengan gaun panjang bermotif bunga-bunga. Untuk mempopularkan gaya berbusananya, Hana memanfaatkan jaringan internet dengan membuat laman web pribadi yang diberi nama stylecovered.com. Saat itu, Hana belum sempat memberikan label untuk produk yang didesainnya itu.
Tanpa disangka, gaya berbusana yang ditampilkan dalam laman webnya itu menarik minat para blogger Muslimah di Inggris. Berawal dari situlah, Hana kemudian memutuskan untuk mendirikan Maysaa, sebuah rumah desain dan fesyen yang terinspirasi dari fesyen Barat namun tetap disesuaikan dengan kaidah Islam.
Kendati Maysaa ditujukan untuk para wanita Muslim, namun Hana tidak menampik hasil rancangannya ini juga bisa dikenakan oleh kalangan wanita non-Muslim. “Saya tidak bisa mengatakan pakaian yang saya buat hanya untuk wanita Muslim atau untuk wanita non-Muslim, karena kehidupan saya pada dasarnya juga merupakan percampuran dari keduanya. Karenanya, saya suka membuat rancangan dari perspektif yang sangat pribadi,” terang perempuan yang sudah mulai merancang sejak usia lima tahun itu.
Memeluk Islam
Hana Tajima CantikSebelum mengucap dua kalimat syahadat, Hana adalah seorang pemeluk Kristen. Ia tumbuh di daerah pedesaan di pinggiran Devon yang terletak di sebelah barat daya Inggris. Kedua orang tuanya bukan termasuk orang yang religius, namun mereka sangat menghargai perbedaan. Di tempat tinggalnya itu tidak ada seorang pun warga yang memeluk Islam. Persentuhannya dengan Islam terjadi ketika Hana melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi. “Saya berteman dengan beberapa Muslim saat di perguruan tinggi,” ujarnya.
Dalam pandangan Hana, saat itu teman-temannya yang beragama Islam terlihat berbeda. “Mereka terlihat menjaga jarak dengan beberapa mahasiswa tertentu. Mereka juga menolak ketika diajak untuk pergi ke pesta malam di sebuah klub,” tutur Hana. Bagi Hana, hal itu justru sangat menarik. Terlebih, teman-temannya yang Muslim dianggap sangat menyenangkan saat diajak berdiskusi membahas materi kuliah. Menurut dia, mahasiswa Muslim lebih banyak dihabiskan waktunya untuk membaca di perpustakaan ataupun berdiskusi.
Dari teman-teman Muslim itulah, secara perlahan Hana mulai tertarik dengan ilmu filsafat, khususnya filsafat Islam. Sejak saat itu pula, Hana mulai mempelajari filsafat Islam dari sumbernya langsung, yakni Alquran. Dalam Alquran yang dipelajarinya, ia menemukan fakta bahwa ternyata kitab suci umat Islam ini lebih sesuai dengan kondisi saat ini.
“Di dalamnya saya menemukan berbagai referensi seputar isu-isu hak perempuan. Semakin banyak saya membaca, semakin saya menemukan diriku setuju dengan ide-ide yang tertulis di belakangnya dan aku bisa melihat mengapa Islam mewarnai kehidupan mereka (teman-teman Muslimnya-Red),” ungkapnya.
Rasa kagumnya terhadap ajaran-ajaran yang terdapat di dalam Alquran pada akhirnya membuat Hana memutuskan untuk memeluk Islam. Tanpa menemui hambatan, ia pun bersyahadat dengan hanya disaksikan oleh teman-teman Muslimahnya. “Yang paling sulit saat itu adalah memberitahukan kepada keluargaku, meskipun aku tahu mereka akan bahagia selama aku juga merasa bahagia.”  ed; heri ruslan
Memilih Berjilbab
Foto Cantik Hana TajimaTak semua Muslimah tergerak untuk menutup auratnya dengan jilbab. Namun bagi Hana Tajima, jilbab adalah identitas seorang Muslimah. Sebagai seorang mualaf, desainer busana Muslimah yang sedang menjadi pusat perhatian itu memilih untuk mengenakan jilbab. Seperti halnya saat memutuskan untuk memeluk Islam, keputusan hana untuk mengenakan jilbab juga datang tanpa paksaan. “Saya mulai mengenakan jilbab pada hari yang sama di saat saya mengucapkan syahadat. Ini merupakan cara yang terbaik untuk membedakan kehidupan saya di masa lalu dengan kehidupan di masa depan,” paparnya seperti dikutip dari hijabscarf.blogspot.com.
Keputusannya untuk mengenakan jilbab kontan memancing reaksi beragam dari orang-orang di sekitarnya, terutama teman dekatnya. Sebelum mengenakan jilbab, Hana paham betul dengan semua konotasi negatif yang disematkan kepada orang-orang berjilbab. “Saya tahu apa yang mereka pikirkan mengenai jilbab, tetapi saya akan bersikap pura-pura tidak mengetahuinya. Namun seiring waktu, orang-orang di sekitarku kini bisa bersikap lebih santai manakala melihatku dalam balutan jilbab,” papar Hana sumringah.
Dalam blog pribadinya Hana mengakui bahwa menjadi seorang Muslimah di sebuah negara Barat dapat sedikit menakutkan, terutama ketika para mata di sekitarnya menatap dengan tatapan aneh.  Maklum saja, di negara-negara Barat, sebagian penduduknya telah terjangkit Islamofobia. Tak sedikit, Muslimah yang mengalami diskriminasi dan pelecehan saat mengenakan jilbab. Bahkan, di Jerman beberapa waktu lalu, seorang Muslimah dibunuh di pengadilan karena mempertahankan jilbab yang dikenakannya.
“Karena itu, mengapa saya ingin menciptakan sesuatu yang akan membantu para Muslimah di mana pun untuk terus termotivasi mengatasi rasa takut itu,” ujar Hana. Kini, dengan busana Muslimah yang dirancangnya, kaum Muslimah di negara-negara Barat bisa tampil dengan busana yang bisa diterima masyarakat tanpa meninggalkan aturan yang ditetapkan syariat Islam. (Nidia Zuraya, Republika Online, 9 Januari 2011).
a
Gambar Hana Tajima
Hana Tajima Maysaa
Foto Hana Tajima Terbaru



Hana Tajima Hijab Tutorial | Cara Berhijab

Video Cara berjilbab ala Hana Tajima
Berikut ini salah satu video tutorial hijab ala Hana yang terlambat dapat di Youtube

Maysaa Tutorial StyleCovered Hijab tutorial- loose casual pashmina wrap





Cara Memakai Jilbab Maysaa | StyleCovered | Hana Tajima Style



Hana Tjima Hijab Tutorial 3




Referensi Sumber dan Gambar : http://moeflich.wordpress.com, Republika, Youtube


Baca Juga postingan terlambat lainnya mengenai Hijab : Cara Jilbab Segi Empat
Description: Info Hana Tajima Lengkap Rating: 4.5 Salam Terlambat

4 comments: