4.6( 8864)

Berita Terbaru Pesawat Jatuh Bandung Air Show 2012

Pesawat Jatuh Bandung Air Show 2012 di Litbang Auri - Kabar duka kembali melanda Indonesia setelah sabtu kemarin 29 September 2012 sebuah pesawat yang berjenis Bravo As-202 jatuh saat melakukan atraksi dalam ajang Bandung Air Show 2012 (BAS) dan dikabarkan 2 penump pesawat jatuh bandung air show Marsekal Muda (Purn) dr Norman T Lubis dan co-pilot, Letkol (Purn) Tony Hartono meninggal dunia dan dikebumikan hari ini Minggu 30 september.


Pesawat Jatuh Bandung Air Show 2012
Pesawat Jatuh Bandung Air Show 29 September 2012


BAS : Bandung Air Show merupakan salah satu agenda dua tahunan Kota Bandung, dalam acara tersebut Kota Bandung bersama PT Dirgantara Indonesia dan TNI AU bekerjasama memamerkan berbagai jenis pesawat yang dimiliki Indonesia untuk dipamerkan di hadapan warga Bandung. Bukan hanya itu berbagai atraksi pesawat pun menjadi salah satu tontonan yang paling ditunggu-tunggu warga setiap even BAS.



Awal mula penyelenggaraan BAS adalah tahun 2010 lalu. Menurut Wakil Wali Kota Bandung, Ayi Vivananda, gelaran ini ditujukan untuk memperingati ulang tahun Kota Bandung yang saat itu genap berusia 200 tahun.




Sayang, dari dua kali penyelenggaraan BAS selalu memakan korban jiwa, dan keduanya terjadi ketika atraksi Tragedi BAS Jilid II


pesawat berlangsung.


HUT ke 202 Bandung kali ini memakan korban, ketika pesawat berjenis Bravo As-202 jatuh dan menabrak kantor Persatuan Istri Angakta Udara(PIA) Ardya Garini  di lingkungan Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AU(Dislitbangau), saat melakukan atraksi manuver sekitar pukul 11.37, dan menewaskan pilot serta copilotnya dalam agenda Bandung Air Show(BAS) HUT Kota Bandung.

Pesawat Bravo 202 yang diterbangkan Marseka Pertama Purnawirawan dr Norman Lubis(pilot) dan Letnal Kolonel Tony Hartono(copilot) tersebut pada Sabtu(29/9) naas itu memang sedang mempertontonkan kehebatannya bermanuver dan terbang rendah.  



Seorang pengunjung Deni,25, yang sedang menonton atraksi BAS mengatakan dirinya sempat melihat pesawat atraksi. Saat itu sekitar pukul 11.20, pesawat melakukan manuver naik secara vertikal dan ketika turun kehilangan kendali dan jatuh serta menimbulkan suara keras dan terlihat gumpalan asap.




"Saya sedang melihat atraksi tapi tiba-tiba terlihat pesawat seperti kehilangan kendali dan jatuh," katanya saat ditemui di Kompleks Perumahan Milenium Regency, Sabtu(29/9).




Dari pantauan Radar Bandung (Grup JPNN) di lokasi kejadian, tampak arus masuk maupun keluar di komplek Litbang TNI AU Husein Sastranegara ramai karena dikerumuni warga yang ingin melihat serta tampak beberapa mobil pemadam kebakaran hilir mudik menuju lokasi untuk evakuasi.


Menurut Amran,31, siang itu dirinya sedang bekerja dan terlihat ada asap hitam yang membumbung maka dia segera keluar kantornya untuk melihat ke lokasi. "Saya langsung menuju lokasi kejadian dan benar ada pesawat jatuh," katanya.


Sementara itu, penyebab tragedi jatuhnya pesawat latih Bravo As-202 pada Bandung Air Show(BAS) 2012, akan diusut. Pengusutan akan melibatkan tim dari Mabes AU (Angkatan Udara) dan Fasi(Federasi Aerosport Indonesia). "Untuk menyelidiki tragedi jatuhnya , pesawat ini, kami  sudah berkoordinasi dengan pihak terkait," ujar Danlanud Husen Sastranegara Kolonel Pnb Umar Sugeng Hariyono menjelaskan, kepada wartawan dalam konferensi pers di Lanud Husen Sastranegara.

Menurutnya, kedua tim tersebut telah bertolak dari Jakarta dan segera menuju lokasi jatuhnya pesawat di kantor Persatuan Istri Angakta Udara(PIA) Ardya Garini  di lingkungan Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AU(Dislitbangau). 


Ditanya mengenai dugaan sementara jatuhnya pesawat tersebut, Umar belum bisa memastikannya, pasalnya hal tersebut harus menunggu dari hasil penyelidikan tim. 


 “Kami belum tahu sampai kapan(penyelidikan). Ini semua butuh cukup waktu. Tapi kami inginnya segera,” katanya.

Ditemui di tempat yang sama, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Abdul Rakhman Baso mengatakan penyelidikan akan dilakukan oleh pihak TNI AU. Namun, jika dibutuhkan, pihaknya dengan senang hati akan membantu. “Tapi kalau kita (Polri) dibutuhkan, kami juga siap membantu,” tuturnya.


Dari informasi yang dihimpun pesawat Bravo As-202 adalah buatan Swiss tahun 1976. Pesawat tersebut, kini digunakan oleh Fasi sebagai pesawat latih yang terbang pada Sabtu, Minggu, dan hari libur lainnya.


Bandung Air Show 2012



Berita Terkini Pesawat Jatuh Bandung Air Show September 2012


Kabar terkini kecelakaan jatuhnya pesawat di Bandung Air Show 2012 , karena kecelakan pada event 2 tahunan Bandung Air Show terjadi dua kali berturut-turut kemungkinan Bandung Air Show akand di stop, seperti yang terlambat.info kutif dari detiknews hari ini.

Pemerintah Kota Bandung akan melakukan evaluasi penyelenggaraan Bandung Air Show (BAS) pasca insiden jatuhnya pesawat Bravo AS 202 bernomor registrasi LM 2003 dan menewaskan Marsma (Pur) Norman P Lubis dan Asisten Pilot Toni. Nasib gelaran yang telah dua tahun berjalan ini pun terancam berhenti.


Gelaran pertama Bandung Air Show, Jumat 24 September 2010, pesawat Super Decathlon PK-NZP jatuh di area Lanud Husein Satranegara. Pesawat itu diterbangkan Alexander Supeli yang tampil memeriahkan BAS 2010. Kecelakaan ini mengakibatkan Alex luka bakar 60 persen, patah tulang kaki, serta trauma di beberapa bagian tubuhnya seperti dada, dan perut. Sebelum meninggal pada 27 September 2010, Alex sempat mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS).


Selang 2 tahun, Insiden serupa kembali terulang kemarin 29 september 2012, pukul 11.42 WIB, Sabtu (29/9/2012), sebuah pesawat Bravo AS 202 bernomor registrasi LM 2003 milik Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) jatuh di luar Lanud Husein Sastranegara. Pilot pesawat Bravo 202 Marsekal Purn Norman T Lubis, dan Kopilot Letkol Purn Toni Hartono, tewas di lokasi kejadian.


"Kita akan evaluasi bersama pihak terkait termasuk Lanud Husein Sastranegara untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang terjadi," kata Ayi saat dihubungi detikcom, Minggu (30/9/2012).


Peran Pemkot Bandung dalam gelaran tersebut adalah sebagai pihak penyelenggara. Pelaksanaan acara diserahkan kepada sebuah event organizer dan Lanud Husein Sastranegara sebagai fasilitator.


Disinggung mengenai dua kecelakaan yang terjadi dalam Bandung Air Show, Ayi mengatakan pihaknya akan mengevaluasi penyelenggaraan acara tersebut. Ada beberapa opsi yang akan dibawa dalam evaluasi tersebut.

"Acara tetap dilanjutkan, Bandung Air Show tidak akan dilanjutkan, atau dilanjutkan dengan beberapa rangkaian acara dihilangkan," jelas Ayi.

Mengenai santunan kepada keluarga korban, Ayi mengatakan bila langkah tersebut diserahkan kepda Wali Kota Bandung sebagai pemangku kebijakan.

Sementara itu, Komandan Lanud Husein Satranegara, Kolonel Pnb Umar Sugeng Hariyono, mengungkapkan akan segera berkomunikasi lebih lanjut dengan Pemkot Bandung. Apakah masa mendatang BAS tetap dilaksanakan, kata Umar, keputusan ada di tangan Pemkot Bandung.

"Akan kita evaluasi dengan Pemkot Bandung, apakah ditiadakan atau seperti apa. Karena ini kan kegitan HUT Bandung, saya ditunjuk sebagai penyelenggara," ucap Umar saat ditemui wartawan di Lanud Husein Sastranegara, Sabtu (29/9/2012).



Video Pesawat Jatuh Bandung Air Show



Berikut ini salah satu video amatir yang merekam setelah pesawatSAS-200 Bravo jatuh saat bermanuver di ajang Bandung Air Show di Pangkalan Udara Husein Sastranegara Bandung, Jawa Barat, Sabtu (29/9)

 
Apabila Video Tidak Muncul silahkan klik : Ini-Video-Setelah-Pesawat-Bravo-Jatuh/6
Video amatir Pesawat Jatuh di Bandung Air Show yang ditayangkan di Metro TV itu merekam sejumlah mobil pemadam berusahan menjinakan api. Api dan asap hitam tampak membubung. Dua awak pesawat, Marsekal Muda (Purn) dr Norman T Lubis dan co-pilot, Letkol (Purn) Tony Hartono meninggal. Keduanya merupakan pensiunan TNI Angkatan Udara. Saat ini jenazah keduanya berada di Rumah Sakit Hasan Sadikin untuk keperluan autopsi.

Video berita TV One - Pesawat Jatuh


Kronologis Pesawat Jatuh Bandung Air Show 2012

Kronologis jatuhnya pesawat Bravo Side by Side 202, Sabtu 929/9/12), pada ukul 11.40 WIB pesawat tinggal landas dan melakukan atraksimanuver terbalik. Akrobatik demo flight melintas dari arah utara ke selatan landasan lalu kehilangan ketinggian dan jatuh. Pesawat jatuh menimpa bangunan kecil di balik bangunan utama gedung Litbang di kompleks perkantoran Dislitbang AU, depan PT DI luar bandara. Dua orang awak  pesawat, Marsekal Pertama Purnawirawan dokter  Norman Lubis dan  Letnal Kolonel Tony Hartono meninggal dunia di tempat. Pada pukul 13.00, bangkai pesawat dievakuasi dari gedung Litbang ke kompleks perkantoran PT Dirgantara di seberangnya. Pesawat diangkut memakai truk tentara.

Data Spesifikasi Pesawat Bravo AS-202

Data Spesifikasi Pesawat Bravo AS-202 Manufaktur Dirancang dan diproduksi perusahaan dari Swiss Flug und Fahrzeugwerke Altenrhein (FFA)  Kapasitas 2 Penumpang Panjang badan pesawat 6.65 m Ukuran Sayap 9.8 m Tinggi pesawat 2.51 m Berat kosong 486 kg Berat maksimal saat lepas landas 852 kg Berat maksimal saat mendarat 1.050 kg Mesin 1 × Lycoming O-235-C2A 4-cylinder air-cooled horizontally-opposed piston engine, 86 kW (115 hp) Kecepatan Maksimum 227 km/jam Kecepatan Jelajah 211 km/jam Kecepatan Menanjak 3.66 m/detik Ketahanan 4,5 jam

Data Kecelakaan Pesawat Bravo di Indonesia

13 Januari 1995 Lanud Halim Perdana Kusuma. Dua orang tewas dalam kecelakaan jatuhnya pesawat Bravo AS 202.  8 Februari 2005 Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman Pesawat Bravo dengan nomor LM 2035 jatuh menimpa rumah warga. Kecelakaan tersebut menewaskan seorang kru, Mayor Wahyu Widodo.   4 Mei 2005 Lanud Adi Sumarmo, Solo. Pesawat latih AS-202 Bravo, Skadron Pendidikan 401 Yogyakarta jatuh di Lanud Adi Sumarmo, Solo. Tidak ada korban dalam insiden ini.   17 September 2009 Desa Jati, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Pesawat Bravo AS-202 jatuh di areal persawahan Desa Jati. Pesawat latih TNI AU ini lepas landas dari Lanud Adi Sumarno, Surakarta untuk melakukan latihan.   29 September 2012 Bandara Husein Sastranegara Pesawat Bravo AS-202 milik Federasi Aerosport Indonesia (FASI) jatuh saat bermanuver dalam acara Bandung Air Show, sekira pukul 11.30 WIB. Dua orang awak pesawat tewas dalam kecelakaan tersebut.
Semoga keluarga yang ditinggalkan tabah, dan kita semua terhindar dari bahaya dan kejadian ini tidak terulang lagi.
Referensi : jpnn.com, Detik.com, MetroTv, pikiran-rakyat.com, Tv One
Description: Pesawat Jatuh Bandung Air Show 2012
Rating: 4.5 Salam Terlambat

0 comments:

Poskan Komentar