4.6( 8864)

Tips Agar Rumah Tidak Bau dan Tetap Harum


Tips Agar Rumah Tidak Bau dan Tetap Harum - Rumah adalah tempat tinggal dimana kita bersama keluarga paling sering berkumpul tiap saat tiap hari. Lantas bagaimana perasaan sobat terlambat apabila rumah bau tidak sedap. Tentu akan merasa sangat terganggu dan tidak betah di rumah kan.

BAU yang ada dirumah itu bisa berasal dari berbagai sumber misal dari kotoran tikus, bekas saampah dll sehingga menyebabkan kondisi rumah ikut tercemar bau yang tidak enak. Dibawah ini ada beberapa tips trik dalam menjaga rumah agar tidak bau serta bagaimana cara rumah tidak bau lagi.

Tips Rumah Tidak Bau dan Harum

Bahkan, bau di dalam rumah dinilai lebih memiliki dampak yang kuat pada kondisi penghuninya ketimbang dekorasi yang cantik sekalipun. Untuk itu, sangat penting dalam menjaga agar rumah selalu mengeluarkan bau yang segar dan mengetahui faktor-faktor apa saja yang bisa menciptakan bau tak sedap di rumah.

Tips Agar Rumah Tidak Bau dan Tetap Harum


Agar aroma segar selalu tercium di rumah, simak beberapa trik berikut ini :

Menentukan sumber bau
Bisa jadi bau tak sedap berasal dari berbagai sumber di dalam rumah, seperti sampah makanan, hewan peliharaan, barang-barang yang sudah tua, asap dapur, kurangnya sirkulasi udara, bau apak kain atau pakaian, karpet atau wallpaper yang kotor dan lembab, dan lain-lain.
Semuanya bergantung dari mana bau itu berasal. Ketika Anda menghabiskan waktu yang cukup banyak di rumah, Anda akan sangat sensitif terhadap sedikit saja bau tak sedap yang muncul.

Cara mengatasinya Bau di Rumah
Misalnya untuk bau apak yang dihasilkan oleh penuaan rumah, bisa dilakukan dengan mengubah wallpaper, mengganti karpet, menempatkan lukisan dinding baru, ataupun melakukan finishing ulang pada lantai kayu. Perlu diketahui, sumber bau bisa juga berasal dari furnitur lama. Biasanya bau apak furnitur akan lebih sulit dihilangkan karena usia dan bau sudah berbaur lama di dalam rumah.

Bau hewan peliharaan
Bau dari hewan peliharaan bisa saja bersumber dari kotorannya yang menempel di lantai, karpet, atau pengalas lantai dan perabot lainnya. Selain itu, bau hewan juga terkadang bersumber dari bulunya yang basah.

Sebaiknya, bersihkan karpet dengan mesin penguap secara rutin dan jangan lupa untuk merawat peliharaan dan mengajarkannya untuk tidak membuang kotorang di sembarang tempat. Anda juga bisa mempertimbangkan untuk menggunakan bubuk pengharum karpet atau taburi sedikit bedak bayi pada karpet dan vacuum cleaner.

Sampah makanan
Bau dari sampah makanan bisa diatasi dengan sering-seringnya kita membersihkan dapur dan menjemur beberapa perabotannya di luar. Gunakan ventilasi berkap di area memasak dan segera bersihkan sampah sisa memasak.

Sangat penting untuk menempatkan kantong sampah yang layak dan berkapasitas besar. Kalau perlu Anda juga bisa menaruh penetral bau atau pengharum ruangan yang berbau segar, seperti lemon di dapur.

Sirkulasi udara yang buruk dan bau asap
Kedua sumber ini dapat diatasi dengan membuka jendela secara teratur dan membiarkan udara segar masuk ke dalam ruangan. Mengganti penyaring udara pada mesin pending atau penghangat ruangan, dan menempatkan pengharum ruangan.

Jika ada anggota keluarga yang merokok, sebaiknya jangan di dalam ruangan dan secepatnya membuang puntung rokok, sebab bau asap yang mengendap di dalam rumah bisa tinggal hingga bertahun-tahun jika sering diabaikan.

Cara menjaga rumah tetap berbau segar dan Harum

Setelah Anda memecahkan masalah-masalah di atas, yang perlu dilakukan adalah melakukannya secara rutin dan konsisten. Jangan sering-sering mengabaikan pakaian atau handuk basah, sebab kuman yang menempel juga akan menyebabkan bau tak sedap.

Luangkan waktu Anda untuk membersihkan perabot dan bagian-bagian rumah yang paling tidak sering dijamah. Dengan demikian rumah Anda tercinta tetap segar, sehat dan menyenangkan untuk dihuni.

Semoga info mengenai tips agar rumah tidak bau dan tetap harum diatas bermanfaat buat sobat terlambat semuanya.


Description: Tips Agar Rumah Tidak bau dan Tetap Harum
Rating: 4.5 
 Salam Terlambat

0 comments:

Posting Komentar