4.6( 8864)

Reproduksi Vegetatif Buatan Pada Tumbuhan

Reproduksi Tumbuhan Vegetatif Buatan - Blog terlambat.info kembali hadir dengan artikel pendidikan khusunya pelajaran Biologi yaitu tentang artikel Reproduksi Vegetatif Buatan pada tumbuhan. 

Pengertian Reproduksi vegetatif adalah cara reproduksi makhluk hidup secara aseksual (tanpa adanya peleburan sel kelamin jantan dan betina). Reproduksi vegetatif bisa terjadi secara alami maupun buatan. Perkembangbiakan dengan membelah diri biasanya terjadi pada hewan tingkat rendah,bersel satu/protoza, misalnya: amuba dan paramaecium. Pembelahan diri biner jika terjadi pembelahan individu menjadi 2 individu baru, dan disebut pembelahan diri multipel (perkembangbiakan dengan spora) jika pembelahan individu menjadi banyak individu, misalnya: plasmanium



Sebenarnya Reproduksi pada tumbuhan dapat berlangsung secara :

  • Reproduksi Vegetatif (aseksual /tidak kawin)Alami dan Buatan
-Reproduksi vegetatif buatan sekumpulan teknik untuk menghasilkan individu baru tanpa melalui perkawinan.

-Reproduksi vegetatif alami adalah reproduksi aseksual yang terjadi tanpa campur tangan pihak lain seperti manusia.
  • generatif (seksual=kawin)
  • metagenesis (vegetatif dan generatif secara bergantian).


Namun pada kesempatan ini Terlambat.info akan khusus membahas Reproduksi Vegetatif Buatan saja.


Reproduksi Vegetatif Buatan


Reproduksi jenis ini sengaja dilakukan manusia untuk memperoleh tanaman baru yang bersifatnya sama dengan induknya. Tumbuhan baru tersebut diambil dari tanaman induk yang telah tumbuh besar, sehingga tumbuhan baru itu akan cepat mengahasilkan dengan sifat yang sama dengan induknya. Berikut ini akan dijelaskan contoh-contoh perkembangan vegetative buatan tumbuhan.
a. Mencangkok
Mencangkok dilakukan pada tanaman dikotil dengan cara membuang sebagian kulit dan kabium secara melingkar pada cabang. Kemudian daerah lukanya dibalut oleh tanah atau media lain dan diikat serta dibiarkan sampai tumbuh akar.

Mencangkok - Reproduksi Vegetatif Buatan

Gambar 10.7. Mencangkok
b. Stek
Stek adalah memperbanyak dengan potongan-potongan batang, yang ditanam, lalu tumbuh menjadi tanaman baru. Potongan-potongan tersebut harus punya buku-buku. Banyak dilakukan terhadap ubi kayu, tebu, tanaman pagar, dan lain-lain.
Reproduksi Vegetatif Buatan STEKGambar 10.8. Stek
c. Merunduk
Cara ini dilakukan dengan merundukan cabang tanaman kebawah sehingga menyentuh permukaan tanah. Batang tersebut ditimbun dengan tanah terutama pada bagian yang memiliki ruas. Pada ruas tersebut akan tumbuh akara dan tunas.
Reproduksi Vegetatif Buatan MerundukGambar 10.9. Merunduk
d. Menempel dan menyambung
Menempel (Okulasi) dan menyambung bertujuan mengambungkan sifat dua tanaman sejenis atau semarga. Prinsip opulasi adalah emnumbuhkan bagian tanaman pada tanaman lain. Biasanya, bagian yang ditemnpelkan adalah mata tunas. dalam menyambung adalah memindahkan ujung ranting atau pun ujung cabang suatu tanaman pada bagian ujung ranting tanaman lain. Kemudian, sambungan tersebut diikat.
Reproduksi Vegetatif Buatan Okulasi Menempel dan MenyambungGambar 10.10. Menempel dan menyambung
e. Mengenten (menyambung/kopulasi)
Pada dasarnya menyambung sama dengan menempel. Cara ini banyak dilakukan pada singkong dan buah-buahan. Mula-mula biji disemaikan. Setelah tumbuh lalu disambung dengan ranting/cabang dari pohon sejenis yang buahnya baik. Kemiringan potongan ± 45°. Diameter batang atas harus sesuai dengan diameter batang bawah. Kedua sambungan itu diikat dengan kuat. Diusahakan agar tidak terjadi infeksi. Buah yang dihasilkannya akan sama dengan buah yang dihasilkan pohon asalnya.
Reproduksi Vegetatif Buatan Menyambung Kopulasi
Gambar 10.11. Mengenten (menyambung/kopulasi)
e. Kultur jaringan
Kemajuan ilmu hormon tumbuhan mendorong para ahli pertanian mengembangkan pola produksi vegetative melalui teknik kultur jaringan. Jaringan tersebut diambil dari daun, batang , akar, ataupun bagian tumbuhan lainya. Melalui teknik ini dapat menghasilkan tumbuhan yang sangat banyak dalam waktu singkat.
Reproduksi Vegetatif Buatan Kultur JaringanGambar 10.12. Kultur jaringan


Tujuan Reproduksi Vegetatif Buatan

Tujuan reproduksi vegetatif  buatan adalah menghasilkan tanaman dalam waktu singkat dan memiliki kualitas yang baik, misalnya buahnya manis dan tahan terhadap hama. Reproduksi vegetatif buatan ini dapat dialkukan dengan cara menyetek, mencangkok, menyambung, okulasi dan merunduk.


Semoga artikel Reproduksi Vegetatif Buatan diatas bermanfaat buat kita semua dalam menambah wawasan ilmu Biologi.

0 comments:

Poskan Komentar