4.6( 8864)

Cara Menyetir Mobil Matic Untuk Pemula

Cara Menyetir Mobil Matic Yang Baik dan Benar - Kiprah mobil transmisi otomatis atau Mobil Matic di Indonesia semakin meningkat saja. Terbukti dengan semakin banyaknya produk Mobil Matik dan semakin banyaknya ditemui dijalanan orang-orang mengendarai mobil Matic. Sebenarnya seperti apa seh menyetir mobil matic apa saja bedanya jika sedang menyetir mobil manual biasa. Tentu pertanyaan-pertanyaan tersebut sering dilemparkan.

Kali ini terlambat.info menghadirkan info dan tips-tips yang mudah dipahami tentang bagaimana cara menyetir mobil matic yang baik dan benar dan juga bagaimana cara perawatan pada mobil Matic agar selamat dan nyaman tentunya.

Mobil Matic
Ilustrasi Transmisi Mobil Matic

Cara Menyetir Mobil Matik



  1. Bila anda sudah ingin start dengan transmisi matic anda pertama-tama injak pedal rem dan kemudian geser tuas transmisi menuju D (untuk bergerak maju) atau R (untuk bergerak mundur), sesuai kebutuhan anda.
  2. Setelah tuas digeser, lepas pedal rem yang anda injak dibarengi dengan menonaktifkan parking brake (rem tangan).
  3. Setelah melepas rem dan menonaktifkan parking brake, kemudian injak pedal gas secara perlahan. Perhatian, jangan menginjak pedal gas secara mendadak atau terlalu dalam, karena dapat mempengaruhi konsumsi BBM.
  4. Bila anda terjebak macet dan anda harus berhenti, usahakan untuk menggeser tuas transmisi ke D, karena bila tidak digeser dapat membuat kopling transmisi automatic menjadi cepat habis (aus).
  5. Bila melewati jalanan menanjak geser tuas transmisi dari D ke L/1, karena posisi ini merupakan posisi dimana letak gear berada di tempat paling ringan, sehingga mobil dengan mudah dapat melewati tanjakan.
  6. Bila akan memarkirkan kendaraan geser tuas dari D ke P, karena biasanya jika tidak dilakukan, maka anak kunci tidak akan bisa dilepaskan.
  7. Bagi pengendara pemula atau orang yang sama sekali tidak dapat mengendarai mobil, belajar mobil dengan persneling matik justru jadi lebih mudah. Mengingat hanya perlu meletakkan atau mengistirahatkan kaki kiri di tempat injakan kaki (foot rest), dan menggunakan kaki kanan untuk menginjak pedal gas (akselerator) atau menginjak pedal rem.
  8. Pada mobil dengan persneling matik, dalam keadaan idle (pedal gas tidak diinjak), umumnya gas sudah cukup besar, sehingga apabila tuas persneling diletakkan di D (drive), mobil sudah akan bergerak perlahan dengan sendirinya. Itu sebabnya, sebagai pengaman, mesin tidak dapat dihidupkan, jika pedal rem tidak diinjak. Pedal rem harus tetap diinjak setelah mesin hidup. Sebab, jika tidak, tangkai persneling tidak dapat dipindahkan dari huruf P (parking) ke huruf D.
  9. Setelah mobil bergerak, konsentrasi pengendara hanya terpusat pada setir dan rem. Pengemudi sama sekali tidak perlu menginjak pedal kopling atau melepaskan injakannya saat menaikkan atau menurunkan gigi persneling seperti orang yang mengendarai mobil dengan persneling manual.
Selanjutya ini ada tips seputar pertanyaan mobil matic transmisi otomatis yang sering ditemui seperti bagaimana cara merawat, bagaimana pemilihan bahan bakar / bensin dan sebagainya :

Kumpulan Tips Berkendara Mobil Matic


Untuk pemilihan bahan bakar kendaraan harus menjadi perhitungan penting bagi pemilik kendaraan. Emergency Roadside Assistance (ERA) AstraWorld misalnya, menganjurkan pengguna Toyota Yaris memakai bahan bakar pertamax.

Pasalnya, seperti pada mobil keluaran tahun terbaru seperti Toyota Yaris telah menggunakan perangkat emisi tambahan (catalitic conventer). Maka dari itu disarankan menggunakan bahan bakar tanpa timbal dan beroktan di atas 91. Dimana jenis tersebut hanya diperoleh dengan menggunakan BBM pertamax atau pertamax plus.

Selanjutnya pemahaman mengemudi dengan menggunakan mobil sistem transmisi otomatis. Bagi yang pertama kali menggunakan mobil jenis transmisi ini memang perlu sedikit adaptasi. Beberapa pemahaman yang harus dilakukan adalah:

Tips Pertama yang harus dipahami bagi pemula saat menggunakan mobil matic adalah posisi dan urutan pada tuas transmisi. Sebab hal ini harus Anda pahami hingga di luar pikiran, sehingga tidak ada salah pengoperasian saat mau menjadi mundur dan sebaliknya.

Kedua, haru mulai membiasakan kaki kiri bebas tugas dari kebiasaan menekan pedal kopling. Sebab pada mobil transmisi otomatis hanya ada pedal gas dan pedal rem. Jika kaki kiri tetap ikut andil risiko yang bakal dihadapi adalah secara spontan kaki kiri menginjak pedal rem saat rpm mobil naik dan serasa ingin pindah gigi transmisi.

Hal ini biasa terjadi pada beberapa orang. Sebab dalam memori pikiran kita masih terbiasa dengan penggunaan jenis transmisi manual. Untuk itu jangan biarkan kaki kiri berada di jalur pedal rem.

Ketiga, Anda harus membiasakan menginjak pedal rem terlebih dahulu saat ingin memindahkan tuas transmisi ke posisi 'D'. Hal ini bertujuan menghindari mobil melaju dengan sendirinya.

Keempat, pada saat jalanan macet atau berhenti di lampu lalu lintas selama kurang lebih 10 sampai 20 detik, sebaiknya tuas transmisi dipindahkan ke posisi netral. Hal ini juga layaknya dilakukan pada mobil bertransmisi manual juga bukan. Dan saat ingin melaju lagi, ikuti tahap ke-2.

Kelima, apabila Anda berada di daerah penuh dengan tanjakan maka pentingnya tuas transmisi dipindah pada pilihan L atau 2. Dimana L (Low) yang berada paling bawah sama halnya gigi pertama dan 2 adalah gigi ke-2.

Saat pemilihan tersebut, dua gigi transmisi secara otomatis berpindah antara gigi 1 dan 2 saja. Fitur ini juga bisa dipergunakan sebagai engine brake saat jalan turun atau mengurangi kecepatan saat melaju kencang.

Keenam, injakan kaki pada pedal gas yang mempengaruhi perpindahan gigi transmisi sesuai dengan rpm mesin. Hal ini dikarenakan adanya throttle sensor yang mendeteksi besar kecilnya injakan pedal gas.

Ketujuh, memahami fungsi tombol hold pada tuas transmisi. Beberapa mobil matik biasanya terdapat sebuah tombol kecil bertuliskan hold. Saat ditekan maka pada layar speedometer akan muncul tulisan kuning O/D.

Fitur hold ini sebenarnya adalah penguncian posisi gigi. Tombol dapat dioperasikan / ditekan ketika posisi tuas berada di 'D', sebab fitur ini akan mengunci di gigi 2 dan 3. Dengan adanya fitur ini juga bisa membantu kendaraan hemat BBM selama pemakaian dalam kota.

Semoga info cara menyetir mobil matik untuk pemula diatas bisa menambah wawasan kita semua. Walau tidak semua orang beruntung bisa memiliki mobil matic.

Referensi : Otoasia.com

0 comments:

Poskan Komentar