4.6( 8864)

Budaya: Kakek buyutku meramal apa dapat informasi dari yang kuasa ya?

Ini cerita terjadi sekitar 27 tahun lalu. Saya dan anak-anak kecil yang lain suka dipanggil sama kakek buyut saya, dengan logat sunda yang kental  kakek buyutku memanggil "heiiii barudak kadarieu" (heii... anak2 pada kesini) serentak kami datang menghampiri kakek buyut.
Lalu kakek berbicara "dunk...3X perang di Aceh moal eureun-eureun" ( dunk...3X perang di aceh tidak bakal berhenti ) dan terbukti nyata sampai sekarang Gam masih hidup bahkan dianggap sebagai pemberontak sampai sekarang.

Dan kakek pun melanjutkan omonganya "barudaaak  engke dilebak bakal tongtrang moal aya eureuna najan peuting" ( anak-anak nanti di bawah sana bakalan berisik tidak berhenti walaupun malam ) dan itu terbukti di daerah subang dimana dataran rendah adalah rawa sekarang sudah berdiri satu pabrik kemasan air mineral dimana pabrik itu produksi selama 24 jam.

kakepun meneruskan lagi "engke cai teh bakal hanjat kaluhur jeung gampang asup ka dayeuh" ( nanti air bakal naik keatas dan akan gampang sekali masuk ke kota ) ternyata di luar dugaan sumber mata air yang berada di lembah ataupun di dataran rendah yang berada di Desa kami sekarang sudah dipakai PDAM memasok desa dan kota yang letaknya diatas sumber air  tersebut selain itu sumber air tersebut dipakai oleh pabrik produsen air mineral yang tadi di sebutkan, dan airnya sekarang masuk ke kota-kota besar.

Sampai sekarang saya masih bertanya-tanya kenapa kakek buyutku tahu sama kejadian yang akan datang, padahal dulu teknologi masih sangat minim, selain cerita diatas banyak cerita-cerita kakek buyutku, tapi sayang ingatan saya terbatas. 

0 comments:

Poskan Komentar