4.6( 8864)

Teknologi: Akankah Smartphone menggusur Nintendo dan canon?


Dewasa ini dengan hadirnya Smartphone membuat perusahaan Nintendo dan canon merasa was-was, bagaimana tidak kehadiran smartphone sedikit banyak mampu menggantikan peran yang selama ini dikuasai oleh canon yaitu perusahaan foto dan Nintendo salah satu raksasa game. smartphone yang terus mengupdate kelebihan fitur take picture dan game gratisnya semakin perkasa sehingga mampu menembus penjualan 1 miliar unit.

Selain kelebihan diatas kitapun tahu smartphone dengan mudahnya bisa kita tenteng atau kita bawa kemana saja dengan fungsi yang ada pada product canon dan nitendo, mungkin hanya para penggemar mereka saja yang sampai sekarang masih menggunakan canon dan nintendo selebihnya telah beralih ke smartphone. 

Dari segi harga smartphone ini varitaf tergantung dari produsen si pembuat sehingga memudahkan orang untuk memilih yang sesuai dengan kantongnya, tidak dipungkiri juga selain smartphone kini menjadi trend anak muda, smartphone tak ubahnya menjadi barang wajib yang harus dipunyai selain karena gaya, juga fasilitas yang di milikinya. 

apa yang menjadi pukulan telak bagi canon? ya anda tidak usah membawa kamera digital untuk memotret sesuatu, dan apa yang menjadi pukulan telak bagi nintendo? “Ponsel adalah sebuah perangkat permainan mobile yang bisa selalu disimpan di kantong Anda,” 

Nintendo tidak mengumumkan laporan kuartalnya. Namun menurut kalkulasi The Wall Street Journal, rugi operasional produsen videogame itu meningkat menjadi 30,55 miliar yen ($ 307,2 juta) di kuartal Januari-Maret. Hasil ini lebih buruk dibanding setahun sebelumnya, yang mencatat kerugian 20,91 miliar yen. Rugi bersih Nintendo mencapai 7,45 miliar yen, sementara tahun lalu, Nintendo justru berhasil mencatat laba sebesar 5,15 miliar yen. 

Sementara itu, Canon mencatat laba bersih kuartal I turun 34%, meski penjualan dan pendapatan Canon diuntungkan oleh melemahnya yen. Menurut Canon, penjualan total unit foto perusahaan tersebut, yang 70% datang dari penjualan kamera, turun 1,8% pada kuartal I. Ketika dampak dari melemahnya yen tidak dimasukkan dalam perhitungan, maka penjualan Canon mengalami penurunan sebesar 14%.

Margin laba operasi Canon pada kuartal turun menjadi 9,6%. Tahun sebelumnya, perusahaan tersebut berhasil mencatat laba operasional sebesar 15%. Kita lihat saja mampukah dua produk ini tergusur?

0 comments:

Poskan Komentar