4.6( 8864)

Tentang UN 2013 Beserta Permasalahannya

Terlambat.info - Penyelenggaraan UN 2013 terlihat tidak berjalan dengan baik, dan terbukti adanya beberapa pengiriman soal ujian yang masih belum merata di berbagai wilayah. Berbagai kritikan terhadap penyelanggaraan Kurikulum 2013 ini juga tidak membuat pemerintah membatalkan kurikulum 2013 yang akan diselenggarkan pada bulan Juli nanti dengan pendekatan kurikulum terbaru yang disebut terbatas dan bertahap.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan bahwa tidak aka nada penundaan ataupun uji coba terhadap kurikulum tahun 2013 ini, dan menurut rencana, bahwa kurikulum 2013, rencananya akan tetap diselenggarkan dan dilaksanakan pada tahun ini. Implementasi kurikulum 2013 akan tetap diselenggarakan dengan baik pada tahun ini. Keputusan untuk dapat tetap menyelenggarakan kurikulum 2013 juga telah mendapatkan dukungan dan respons yang positif dari wakil presiden.

Menurut rencana yang beredar bahwa target untuk SD adalah 30 persen, dan karena sesuatu hal terbatas dan realistis saja, dikurangi hanya menjadi lima persen saja, untuk SMP ada tujuh persen dan SMA/SMK tetap mencapai 100 persen. Dan kabar yang mengatakan bahwa ada sebanyak 11 provinsi yang berada di Indonesia tengah dipastikan akan tetap menjalankan dan melaksanakan Ujian Nasional. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan klaim bahwa total ada sekitar 1,1 juta naskah soal UN yang akan digunakan diseluruh provinsi.

Provinsi yang mengalami penundaan penyelenggaraan UN telah menerima naskah soal ini, dan selanjutnya naskah soal tersebut akan disimpan oleh pihak universitas untuk yang berkepentingan dan dapat melanjutkan ke rayon untuk kemudian dapat diambil oleh sekolah. Semua provinsi sudah menerima soal dan akan tetap melanjutkan proses distribusinya.

Mengenai masalah tentang langkah penundaan UN untuk 11 provinsi di Indonesia bagian tengah karena naskah soal yang belum sampai, dan besok harinya semua murid di 11 provinsi tetap akan menjalankan UN tersebut. Dan untuk jadwal pelajaran yang lain akan digeser sesuai dengan perintah dari kemdikbud.

Jika dilihat dari penyelenggaran UN yang diselenggarakan oleh pemerintah, terlihat bahwa masih banyak masalah yang selalu ada, seperti contoh kebocoran soal, distribusi soal, sampai dengan penundaan UN. Meski terdapat beberapa hambatan untuk penyelanggaraan UN ini, tetapi tujuan dari UN ini tetap mempunyai manfaat yang baik untuk kepentingan generasi muda Indonesia, agar dapat belajar dengan sungguh-sungguh sehingga dapat lulus ujian nasional dengan baik. Dan kita sebagai masyarakat Indonesia, tentu juga harus mendukung langkah yang diambil oleh pemerintah untuk dapat memajukan pendidikan di Indonesia.

0 comments:

Poskan Komentar