4.6( 8864)

Pendidikan Tidak Mengenal Batas Usia dan Umur - Kakek 69 Tahun pun Masih Ikut Ujian



Terlambat.info - Jika ada kata-kata bahwa raihlah pendidikan sampai ke negeri Cina, mungkin ada benarnya juga dan jika dilihat dari kalimat yang mengatakan bahwa pendidikan tidak mengenal batas usia dan umur,maka ada satu cerita yang cukup menarik. Yaitu ada seorang kakek Bernama Abdullah Sani, dirinya sangat bersemangat untuk dapat menjadi peserta ujian nasional kejar Paket C untuk dapat memperoleh pendidikan setara SMA. Kakek berusia 69 tahun ini sangat senang untuk dapat belajar kembali. Saat dirinya sedang menjalani ujian di perguruan Al Muhajirin, Depok. Sani terlihat sangat bersemangat untuk dapat menjalani ujian yang ada.

 
Sani mengatakan bahwa dirinya harus tetap bersemangat untuk dapat belajar kembali, namanya juga pendidikan, dan itu adalah sesuatu yang sangat penting. Ilmu harus tetap dapat dikejar dengan baik. Dirinya ingin dapat memberikan hasil terbaik bagi kemampuan yang ada pada dirinya.  Dirinya ditemui oleh wartawan yang sedang berada di runangan uijan 22, SDIT Al Muhajirin, Depok.

Pak Sani sudah berumur 69 tahun , tetapi kondisi fisik masih tetap terlihat sehat dan antusias. Dengan semangatnnya, dia juga bisa memberikan persiapannya dalam menghadapi setiap ujian yang ada. Kakek tiga orang cucu ini mengatakan bahwa dirinya senang membaca. Koran dan buku-buku pelajaran selalu menjadi bacaan favoritnya setiap hari, meski umurnya terlihat sudah tidak muda lagi dan dia tidak dapat membaca terlalu lama. Pak Sani tetap ingin dapat menempuh pendidikan dengan baik. Pak Sani berkata bahwa jika sudah cukup berhenti, namanya juga sudah tua.

Pada hari ini, Sani bersama dengan ribuan peserta ujian yang lain dari berbagai umur telah mengikuti ujian nasional untuk Paket C di salah satu perguruan tinggi Al Muhajirin ,Depok. Kakek yang sudah mempunyai tiga cucu ini tetap semangat dalam menghadapi UN. Dirinya malah mengatakan bahwa dia sangat berkeinginan agar dia juga mempunyai kesempatan untuk dapat ikut bersama dengan adik-adik SMA yang sedang UN. Semangat yang selalu optimis agar dirinya juga dapat lolos dan adik-adi semua yang sedang mengikuti UN 2013 dapat lulus dengan baik adalah merupakan salah satu semangat yang selalu dapat didedikasikan kepada dirinya dengan baik.

Dengan semangat yang ada pada diri Pak Sani, terlihat sangat baik bagi semua orang untuk dapat memberikan hasil terbaik bagi dirinya dan bagi yang masih muda, tentu sikap dari Pak Sani ini dapat menjadi inspirasi bagi siapa saja untuk dapat belajar lebih baik lagi dan dapat meraih pendidikan dengan baik. Pak Sani terlihat sangat baik  dalam menularkan semangat yang ada kepada banyak orang, terutama adalah kepada para anak muda.

0 comments:

Poskan Komentar